HEADLINE
0
Tetap Menyapa dari Layar TikTok, Satika Simamora Buktikan Pengabdian ke Taput Tak Pernah Usai
TAPANULI UTARASumut.suarana.com
Meski belum berhasil dalam Pilkada Tapanuli Utara 2024, Satika Simamora, S.E., M.M. tetap menunjukkan komitmennya kepada masyarakat. Kini, ia aktif menyapa ribuan warga melalui siaran langsung di aplikasi TikTok, hampir setiap malam.
Istri dari Bupati Tapanuli Utara dua periode, Nikson Nababan, ini kerap menarik perhatian ribuan hingga puluhan ribu penonton dalam setiap siaran. Selain berinteraksi langsung, Satika juga menghibur dengan melantunkan lagu-lagu Batak populer seperti “Huhalongi Do Ho” dan “Sasada Ho”, yang dahulu sering ia bawakan saat mendampingi sang suami dalam berbagai kegiatan resmi maupun saat acara pesta dan saat mengunjungi masyarakat.
Tak sekadar hiburan, siaran langsung tersebut juga menjadi ruang bagi Satika untuk berbagi motivasi. Ia menegaskan bahwa semangat pengabdiannya kepada masyarakat tidak pernah padam meski tidak lagi menjabat.
“Saya masih seperti dulu, suka membantu orang yang kurang mampu,” ujarnya dalam salah satu siaran langsung.
Selama 10 tahun mendampingi kepemimpinan suaminya, Satika mengemban berbagai posisi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, serta Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Tapanuli Utara untuk periode 2014–2024.
Di bidang ekonomi kreatif, Satika dikenal luas sebagai “Pejuang Kaum Tenun Ulos”.
Melalui Dekranasda, ia aktif membina para penenun di 15 kecamatan, termasuk di Desa Huta Nagodang, Kecamatan Muara yang dikenal sebagai Kampung Ulos. Ia mendorong perubahan pola pikir masyarakat, dari sekadar memandang ulos sebagai warisan budaya menjadi produk fashion bernilai ekonomi tinggi yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Upayanya membuahkan hasil. Ribuan perajin ulos berhasil diberdayakan, dan pengembangan industri kecil menengah (IKM) ulos di daerah tersebut semakin berkembang. Atas dedikasinya, Satika menerima penghargaan Upakarti 2022 kategori Jasa Pengabdian dari Menteri Perindustrian.
Ia juga aktif mendorong legalitas usaha bagi pelaku UMKM dengan membuka Bimbingan Teknis Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pada 2023, yang diikuti 350 pelaku usaha dari 15 kecamatan, sekaligus menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara simbolis.
Dalam kiprahnya di bidang sosial, sebagai Ketua YKI Tapanuli Utara, Satika menginisiasi Malam Amal pada 8 November 2019 di Sopo Partungkoan Tarutung. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp196.610.000 untuk membantu penderita kanker dan penyandang disabilitas.
“Makna kehidupan adalah ketika kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Satika juga dikenal aktif turun langsung ke lapangan, mendengar aspirasi masyarakat, serta mengintegrasikan program PAUD, BKB, dan Posyandu dalam kelompok belajar terpadu di 15 kecamatan.
Pada Pilkada 2024, Satika maju sebagai calon Bupati Tapanuli Utara berpasangan dengan Sarlandy Hutabarat dan meraih 58.643 suara atau 35,73 persen. Meski belum terpilih, dukungan masyarakat terhadapnya tetap kuat, terlihat dari antusiasme tinggi dalam setiap siaran langsungnya di TikTok.
Kehadiran Satika di ruang digital menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu harus melalui jabatan formal. Dari panggung pemerintahan hingga layar media sosial, ia tetap hadir sebagai sosok ibu, penggerak UMKM, dan pejuang sosial bagi masyarakat Tapanuli Utara.
BOBLUIS
Via
HEADLINE
